Nasbahry Couto
Artikel pada laman ini sebenarnya sambungan artikel "Cuplikan Desain Komunikasi Visual", di blog Nasbahry Edu. Artikel ini mencoba
melihat lebih dalam prinsip-prinsip desain informasi, dan pentingnya peran psikologi
persepsi pada Desain komunikasi visual. Khususnya tentang proses persepsi
"bottom-up" dan "Top-down", sebagai kunci masalah persepsi
secara kognisi, dan "affordance" sebagai bagian kognisi singkat dari
manusia dalam bertindak, misalnya dalam melihat iklan, olahraga, seni dan
militer. Ternyata tidak semua persepsi itu harus dimaknai. Gestalt misalnya
hanya sampai pada penglihatan singkat, sedangkan estetika bisa sebagai bagian
affordance, dan bisa juga bagian dari persepsi dengan skemata memori manusia
(budaya). Penulis membahas masalah persepsi ini sebenarnya sudah lama, dulu
waktu kuliah di jurusan komunikasi seni, di ITB, antara tahun 1970-1973, salah
satu mata kuliah yang penulis ikuti adalah "Ilmu Komunikasi". Tetapi
mengajar secara intensif tentang psikologi persepsi mulai tahun 2003, yaitu
sejak berdirinya jurusan DKV, di Pdg.
A. Pengantar
Menurut Pettersson (2013) prinsip desain informasi bersifat universil, jadi prinsip informasi ini dapat berlaku dimana saja. Seperti prinsip-prinsip informasi lainnya, matematika, tidak terikat dengan fitur unik dari bahasa tertentu, mereka juga tidak terikat pada budaya. Prinsip desain informasi adalah pertimbangan dan atau kebijakan yang berlaku universil, misalnya fungsi, administrasi, estetika dan kognisi selalu terkait dengan desain. berlaku untuk semua jenis desain informasi, karena prinsip ini adalah hasil penelitian. Berbeda dengan seni, biasanya hanya terkait dengan estetika, interpretasi dan kadang juga oleh budaya. Desain terikat dengan prinsip fungsi, prinsip administrasi, estetika dan kognisi. Prinsip kognitif ini sudah diuraikan sedikit pada tulisan sebelumnya di blog Nasbahry edu, terutama aplikasinya pada desain WEB. Namun perlu rasanya untuk melihat lagi secara keseluruhan apa saja butir-butir prinsip desain itu dan bagaimana modelnya.




