lmu pengetahuan itu tumbuh ibarat menanam sebatang pohon. Kalau dipupuk di sirami dan dipelihara, dia akan tumbuh dan berkembang. Walaupun buahnya tidak akan kita nikmati, buahnya adalah untuk generasi mendatang. Nurani kita dapat terusik jika ada mematahkan batangnya, sebab dia tidak akan dapat tumbuh menurut semestinya.
Automatic translation of this blog page: Terjemahan otomatis blog ini
Selasa, 03 Maret 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
Sering dilihat, yang lain mungkin juga penting
-
Oleh Nasbahry Couto Revisi 14-11-2011 Kita melihat di TV bagaimana sebuah patung di hancurkan oleh masyarakat Purwakarta , di Indon...
-
Oleh Nasbahry Couto A.Pendahuluan Sebagai sebuah pandangan (hipotesis), teori seni itu adalah teori-teori dan konseps...
-
Hal 3 Pengaruh Gaya Seni Eropa di daerah Kolonial 1840-an (Realisme, Naturalisme) Jika seni rupa era kolonial ini kita hubungkan d...
-
Oleh. Drs. Nasbahry Couto, M. Sn. & Ir. Harmaini Darwis, M. Sc. A. PENGANTAR 1. Teori proses kreatif Salah satu dari pem...
-
hal 6 Secara umum digambarkan bahwa keris dibuat dalam bentuk khusus bentuk khusus (berkeluk-keluk) dari bahan baja dan kawat besi, mata ...
-
Drs. Nasbahry Couto, Msn. (2013) Sumber Asli buku Karangan Drs. Bakaruddin, M.Pd Cuplikan buku Terbitan UNP Press (2008), ISBN:9 7...
-
Oleh Nasbahry Couto (tulisan ini telah direvisi) Pendahuluan Tulisan ini terdiri atas tiga fokus pembicaraan, pertam...
-
hal 5 Penutup Uraian di atas adalah bagian dari kajian S osiologi Seni yang relatif baru dikenal di Indonesia, terutama untuk dipak...
-
A. Van Pers, " Een Chinees op het kantoor bij een Europeaan " 1854 Litho naar een oorspronkelijk werk van A. van Pers. L...
-
Hal 3 Oleh Nasbahry Couto B. 4. Pemanfaatan Teori Gipson (Affordance) Affordance, Affect dan Estetik Menurut Donald A. Norman Men...
