Automatic translation of this blog page: Terjemahan otomatis blog ini

Senin, 30 Oktober 2017

Dasar Pemikiran dan Kebijakan Pendidikan Seni : Tradisi Pendidikan Seni (Seni rupa, Musik, Tari dan Teater) di Uni Eropah

Oleh : Nasbahry Couto

Seperti yang kita ketahui dunia pendidikan di Indonesia umumnya tunduk pada berbagai tuntutan misalnya kebijakan (politik, pemerintah, kementerian dan sebagainya. Hal yang sama juga terjadi di Eropah dan Amerika. Pengaruh ini akan berakibat kepada bentuk organisasi, isi kurikulum, kebijakan penyediaan guru dari pendidikan seni. Artinya pendidikan seni banyak dipengaruhi oleh berbagai hal di luar kepentingan pembelajaran seni itu sendiri. Disamping itu, pengaruh lain yang tidak kecil adalah terjadinya peningkatan komunikasi secara global juga berakibat kepada meningkatnya migrasi (perpindahan penduduk antar negara)  dan persaingan diberbagai bidang secara internasional. Terjadinya peningkatan teknologi dan pengembangan pengetahuan ekonomi yang meluas. Dalam konteks ledakan penduduk dan persaingan pekerjaan  ini, berbagai negara dapat melihatnya  secara positif maupun secara negatif. Dan banyak negara melihat bahwa untuk mengatasi pengangguran maupun persaingan lapangan kerja di negaranya, maka salah satu jalan keluarnya  adalah dengan memperkuat landasan di bidang pendidikan. Dengan kata lain sistem pendidikan dapat dilihat sebagai sarana untuk mempersiapkan generasi muda untuk berperan dalam dunia yang semakin tidak menentu ini. Sekolah dianggap memiliki bagian untuk bermain dalam membantu orang muda untuk mengembangkan rasa aman dari diri mereka sendiri, baik sebagai individu dan anggota berbagai kelompok dalam masyarakat.
Disamping itu ada juga kebutuhan untuk mendorong orang muda untuk mengembangkan berbagai keterampilan dan minat, untuk mengidentifikasi dan membina potensi mereka secara kreatif. Perkembangan ini menimbulkan sejumlah tantangan bagi pendidikan seni dan bidang pendidikan lainnya. Hal ini terlihat dari perdebatan dan kebijakan yang diambil dalam pendidikan seni oleh berbagai pemerintah dan juga lembaga-lembaga internasional seperti UNESCO. 

Sering dilihat, yang lain mungkin juga penting